31 Juli 2009

Kecil Kemungkinan El Nino Kurangi Curah Hujan

JAKARTA--Kecil kemungkinan dampak El Nino akan mengurangi curah hujan di Indonesia. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Sri Woro B Harijono, mengatakan indeks El Nino tak langsung mempengaruhi curah hujan di Indonesia. Ini jika suhu perairan di Indonesia hangat.

"Jadi, indeks kekuatan El Nino itu tidak serta merta berpengaruh terhadap curah hujan, tergantung dari suhu di perairan Indonesia. Dari yang terpantau BMKG dan beberapa Institusi Internasional hingga September 2009, suhu perairan Indonesia masih hangat" ungkap Sri kepada Republika, Selasa.

Berdasarkan hasil prediksi BMKG, indeks El Nino yang tergolong dalam kategori kuat terpantau pada November 2009 dan Januari 2010. Sedangkan Juli-Agustus, tergolong dalam El Nino lemah, dan September-Desember tergolong dalam El Nino moderat.

Sri mengungkapkan masyarakat tidak perlu khawatir membaca data yang diungkapkan berbagai institusi internasional mengenai indeks kekuatan El Nino pada wilayah Indonesia. Karena pada dasarnya indeks kekuatan El Nino tersebut tidak untuk dikaitkan pada curah hujan di Indonesia, tetapi hanya memprediksi kekuatan El Nino.

Kekuatan El Nino baru dikaitkan dengan curah hujan di Indonesia jika memperhatikan sirkulasi massa uap air akibat perbedaan tekanan udara dan suhu di perairan Indonesia dan Pasifik Tengah. El Nino yang kuat akan mampu menarik massa uap air dari wilayah Indonesia apabila tekanan udara di perairan Indonesia lebih tinggi (atau suhu perairan Indonesia dingin) daripada di Pasifik Tengah.

Sri mengatakan kondisi perairan Indonesia sampai akhir 2009-awal 2010 baru akan terbaca pada awal Agustus 2009.
Meskipun demikian, katanya, melakukan antisipasi terhadap dampak El Nino di wilayah Indonesia tetap perlu dilakukan. Ia mengatakan batasan wilayah Indonesia yang curah hujannya dipengaruhi El Nino adalah Indonesia bagian timur, tengah, dan sebagian barat Indonesia.

Menurut Sri, gejala El Nino bukan merupakan siklus yang terjadi beberapa tahun sekali. Berdasarkan data terjadinya El Nino di Indonesia sejak 1957-2007, peristiwa ini terjadi tanpa ada pola yang beraturan. Sehingga terjadinya El Nino atau tidak sangat dipengarui kondisi iklim secara keseluruhan. una/eye

Sumber : Republika

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar